MODUL 7
JARINGAN
KOMPUTER (PENGKABELAN)
Network atau
jaringan, dalam bidang komputer dapat diartikan sebagai dua atau
lebih komputer yang
dihubungkan sehingga dapat berhubungan dan dapat berkomunikasi, sehingga akan
menimbulkan suatu effisiensi, sentralisasi dan optimasi kerja. Pada jaringan
komputer yang dikomunikasikan adalah data, satu komputer dapat berhubungan
dengan komputer lain dan saling berkomunikasi (salah satunya bertukar data )
tanpa harus membawa disket ke satu computer ke komputer lainnya seperti yang
biasa kita lakukan.
Ada beberapa jenis
jaringan komputer dilihat dari cara pemrosesan data dan pengaksesannya.
1. Host-Terminal.
Dimana
terdapat sebuah atau lebih server yang dihubungkan dalam suatu dumb terminal.
Karena Dumb Terminal hanyalah sebuah monitor yang dihubungkan dengan
menggunakan kabel RS-232, maka pemrosesan data dilakukan di dalam server, oleh
karena itu maka suatu server haruslah sebuah sistem computer yang memiliki
kemampuan pemrosesan data yang tinggi dan penyimpanan data yang sangat besar.
2. Client -
Server.
Dimana sebuah server atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa client. Server
bertugas menyediakan layanan, bermacam-macam jenis layanan yang dapat diberikan
oleh server, misalnya adalah pengaksesan berkas, peripheral,database, dan lain
sebagainya. Sedangkan client adalah sebuah terminal yang menggunakan layanan
tersebut. Perbedaannya dengan hubungan dumb terminal, sebuah terminal client
melakukan pemrosesan data di terminalnya sendiri dan hal itu menyebabkan
spesifikasi dari server tidaklah harus memiliki performansi yang tinggi, dan
kapasitas penyimpanan data yang besar karena semua pemrosesan data yang
merupakan permintaan dari client dilakukan di terminal client.
3. Peer to Peer. Dimana
terdapat beberapa terminal komputer yang dihubungkan dengan media kabel. Secara
prinsip, hubungan peer to peer ini adalah bahwa setiap komputer dapat berfungsi
serbagai server (penyedia layanan) dan client, keduanya dapat difungsikan dalam
suatu waktu yang bersamaan.
Sedangkan apabila kita lihat dari
sisi lingkupannya atau jangkauannya, jaringan dapat di bagi menjadi beberapa
jenis, yaitu :
1. LAN (Local
Area Network). Hanya terdapat satu atau dua server dan ruang lingkupnya
hanya terdapat dalam satu lokasi atau gedung, Hal ini akan mendapat pembahasn
tersendiri pada sub bahasan berikutnya.
2. WAN (Wide Area
Network). Merupakan gabungan dari LAN, yang ruang lingkupnya dapat saja
satu lokasi, misalnya gedung bertingkat, atau dapat tersebar di beberapa lokasi
di seluruh dunia, jaringan jenis ini membutuhkan minimal satu server untuk
setiap LAN, dan membutuhkan minimal dua server yang mempunyai lokasi yang
berbeda untuk membentuknya.
3. Internet. Internet
adalah sekumpulan jaringan yang berlokasi tersebar di seluruh dunia yang saling
terhubung membentuk satu jaringan besar komputer. Dalam jaringan ini dibatasi
layanannya sebagai berikut : FTP, E-Mail, Chat, Telnet, Conference, News Group,
Mailing List. Biasanya jaringan ini menggunakan protoko; TCP/IP (Jenis protokol
ini akan dibahas selanjutnya), walaupun ada sebagian kecil yang menggunakan
jenis lain (IPX Novell Netware, NetBios, dan lain-lainnya)
4. Intranet. Jenis
jaringan ini merupakan gabungan dari LAN/WAN dengan Internet. Apabila kita
lihat dari lingkupannya atau jangkauannya maka jaringan ini adalah jenis
LAN/WAN yang memberikan layanan seperti layanan internet kepada terminal
clientnya. Perbedaan menyolok Intranet dengan Internet adalah Intranet melayani
satu organisasi tertentu saja.
Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U,
jika diimplementasikan dengan T- Connector dan terminator dalam
sebuah jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut:
- Setiap ujung kabel diberi
terminator 50-ohm.
- Panjang maksimal kabel adalah
1,000 feet (185 meter) per segment.
- Setiap segment maksimum terkoneksi
sebanyak 30 perangkat jaringan (devices)
v Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang Jaringan komputer pada dasarnya adalah
jaringan kabel yang menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain. Namun bukan
berarti kurva tertutup, bisa jadi merupakan kurva terbuka (dengan terminator
diujungnya).
Seiring
dengan perkembangan teknologi, penghubung antar komputer pun mengalami
perubahan serupa. Mulai dari teknologi telegraf yang memanfaatkan gelombang
radio hingga teknologi serat optik dan laser menjadi tumpuan perkembangan
jaringan komputer. Hingga sekarang, teknologi jaringan komputer bisa menggunakan
teknologi kelas rendah (seperti 10BASE2 menggunakan kabel coaxial) hingga
menggunakan teknologi tinggi (seperti laser dan serat optik).
Bentuk
dan fungsi dari jaringan computer menentukan pemilihan jenis kabel, demikian
juga sebaliknya, ketersediaan kabel dan harga menjadi pertimbangan utama untuk2membangun
sebuah jaringan (baik home network, SOHO network ataupun jaringan kelas
raksasa seperti MAN –metropolitan
area network). Berikut adalah tabel Jenis Jaringan, Jenis Kabel
dan Jenis Protokol yang biasa dipergunakan.
1.
Tipe dan Jenis Kabel
Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel. Ada dua jenis kabel yang dikenal secara umum, yaitu twisted pair (UTP - unshielded twisted pair dan STP - shielded twisted pair) dan coaxial cable. Kategori untuk twisted pair yaitu (hingga saat ini, Oktober 2008):
eature
Pemberian kategori 1/2/3/4/5/6/7
merupakan kategori spesifikasi untuk masingmasing kabel tembaga dan juga untuk jack.
Masing-masing merupakan seri revisi atas kualitas kabel, kualitas pembungkusan
kabel (isolator) dan juga untuk kualitas “belitan” (twist) masing-masing
pasang kabel. Selain itu juga untuk menentukan besaran frekuensi yang bisa
lewat pada sarana kabel tersebut, dan juga kualitas isolator sehingga
bisa mengurangi efek induksi antar kabel (noise bisa ditekan sedemikian
rupa).
Perlu diperhatikan juga, spesifikasi
antara CAT5 dan CAT5 enchanced mempunyai standar industri yang sama, namun pada
CAT5e sudah dilengkapi dengan insulator untuk mengurangi efek induksi atau electromagnetic
interference. Kabel CAT5e bisa digunakan untuk menghubungkan jaringan
hingga kecepatan 1Gbps. Sedangkan untuk coaxial cable, dikenal dua
jenis, yaitu thick coaxial cable (mempunyai diameter cukup besar) dan thin
coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil).
Thick
Coaxial Cable (Kabel Koaksial Gemuk)
Kabel koaksial jenis ini
dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini
mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning; kabel
jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet,
atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan hanya disebut sebagai yellow
cable. Kabel koaksial ini (RG-6) jika digunakan dalam jaringan mempunyai
spesifikasi dan aturan sebagai berikut:
- Setiap ujung harus diterminasi dengan
terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit,
bukan menggunakan satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor
mempunyai disipasi tegangan yang lumayan lebar).
- Maksimum 3 segment dengan peralatan
terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
- Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar
tambahan (external transceiver).
- Setiap segment maksimum berisi 100
perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
- Maksimum panjang
kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
- Maksimum jarak antar
segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).
- Setiap segment harus
diberi ground.
- Jarang maksimum
antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device)
adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
- Jarang minimum antar
tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).
Thin Coaxial Cable (Kabel Koaksial Kurus)
Kabel
koaksial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk
transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan
sebagai perangkat jaringan, kabel jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3
10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam
atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector.
Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet.
- onboard, tidak perlu tambahan transceiver,
kecuali untuk repeater.
- Maksimum ada 3 segment terhubung
satu sama lain (populated segment).
- Setiap segment sebaiknya
dilengkapi dengan satu ground.
- Panjang minimum antar
T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
- Maksimum panjang kabel dalam
satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
- Setiap segmen maksimum mempunyai
30 perangkat terkoneksi.
Kabel UTP (Khususnya CAT5 / CAT5e)
Konektor
yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RJ-45. Untuk penggunaan koneksi
komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight
cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini
berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke
hub/router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client
ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub
ke hub.
STRAIGHT CABLE
Menghubungkan
ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna, dalam artian ujung nomor satu
merupakan ujung nomor dua di ujung lain. Sebenarnya urutan warna dari
masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara
internasional yang digunakan untuk straight cable ini, yaitu:
|
NO.
|
Ujung A
|
Ujung B
|
|
1.
|
Putih Orange (Tx+)
|
Putih Orange (Tx+)
|
|
2.
|
Orange (Tx-)
|
Orange (Tx-)
|
|
3.
|
Putih Hijau (Rx+)
|
Putih Hijau (Rx+)
|
|
4.
|
Biru
|
Biru
|
|
5.
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
|
6.
|
Hijau (Rx-)
|
Hijau (Rx-)
|
|
7.
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
|
8.
|
Coklat
|
Coklat
|
Karakteristik Straight Cable :
- Menghubungkan PC-Hub/switch
- Half duplex
- Panjang maksimal kabel 100 m
- Ethernet 10/100/1000Base-T
CROSSOVER CABLE
|
NO.
|
Ujung A
|
Ujung B
|
|
1.
|
Putih Orange (Tx+)
|
Putih Hijau (Rx-)
|
|
2.
|
Orange (Tx-)
|
Hijau (Rx-)
|
|
3.
|
Putih Hijau (Rx+)
|
Putih Orang (Tx+)
|
|
4.
|
Biru
|
Biru
|
|
5.
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
|
6.
|
Hijau (Rx-)
|
Orange (Tx-)
|
|
7.
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
|
8.
|
Coklat
|
Coklat
|
Karakteristik Crossover
Cable :
- PC-Switch, Switch-Switch, PC-PC
- Full duplex
- Panjang maksimal kabel 100 m
- Ethernet 10/100/1000Base-T










0 komentar:
Posting Komentar