MODUL 10
MENGELOLA INFORMSI
”Knowledge
is Power”. Pepatah ini sudah sering kita dengar, tapi Bill Gates ternyata tidak sependapat. Menurut Bill Gates dalam bukunya Business
@ the Speed of Thought, informasi yang di-share-lah yang memiliki kekuatan
dahsyat, karena informasi ini telah berubah dari informasi pasif (yang hanya
berada di kepala masing-masing orang, ataupun yang tersimpan dalam file)
menjadi informasi aktif, yaitu informasi yang bisa memberi nilai tambah bagi
kegiatan misalnya bisnis perusahaan. Informasi sudah menjadi salah satu sumber daya dari sekian banyak sumber
daya.
Berikut
ini akan disampaikan beberapa pengertian informasi dari berbagai sumber.
1. Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management
Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut
informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi
penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan
sekarang maupun masa depan.
2. Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting
Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi
merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan
berguna kepada orang yang menerimanya.
3. Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management
Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item
yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
4. Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam
bukunya Accounting Information Systems : Concepts and Practise mengatakan
informasi sebagai kenyataan atau bentuk bentuk yang berguna yang dapat
digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.
Dari keempat pengertian seperti tersebut di
atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil dari pengolahan data
menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan
suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk
pengambilan suatu keputusan.
Dalam pengolahan data menjadi
sebuah informasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah pengumpulan data
itu sendiri. Disini dibutuh sebuah kejelian untuk mendapat data-data tersebut. Pengumpulan
data ini, dapat dilakukan dengan berbagai cara misal dengan observasi (pengamatan),
angket dan lainnya. Namun saat ini yang paling sering adalah mencari informasi
dengan melakukan searching dan browsing di internet, misalnya dengan
memanfaatkan search engine.
Banyak situs-situs di internet yang
menyediakan fasilitas search engine, contoh www.google.com
, www.altavista.com , www.yahoo.com dan lain-lain.
Setelah data-data untuk
informasi tersebut didapatkan, langkah selanjutnya adalah memilah data
tersebut, yaitu mengambil data-data yang dianggap aktual, terpercaya, akurat
dan uptodate. Sehingga data-data yang
tidak diperlukan dapat disisihkan dari data yang akan diambil. Data-data yang
dianggap perlu, dikelompokkan kemudian disimpan, ingat dalam penyimpanan harus
memperhatikan aspek pengarsipan, sehingga jika diperlukan nantinya secara cepat
dapat diambil kembali.
Dari data-data yang telah disimpan, dapat
dibeda menjadi dua jenis :
1. Data informasi yang langsung dapat ditampilkan.
2. Data informasi yang harus diolah dulu, baru bisa ditampil
menjadi informasi baru.
Mengolah data untuk menjadi sebuah informasi
baru, dapat dilakukan dengan pengeditan, penambahan, pengkonversian,
penggabungan dari banyak data dan sebagainya.
Contohnya data yang diperoleh dari internet
masih dalam format html, kemudian akan diolah dengan menggunakan Ms. Word, maka
data-data dalam format html tersebut kita ubah menjadi format doc dengan
melakukan copy paste ke dalam sebuah
dokumen Ms. Word, setelah itu dapat dilakukan pengeditan, penambahan,
penggabungan dan lain-lainnya.
Data yang telah diolah
tersebut, akan menjadi sebuah informasi baru, dan dapat di presentasikan dalam
bentuk apapun. Sebagai contoh dalam format PDF, atau dengan menggunakan Ms.
Powerpoint bahkan secara lisan, karena sebuah informasi aktif, jauh lebih
berharga dari informasi pasif.
Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit
informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi
akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat
sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Sistem Informasi Berbasis Komputer mengandung arti
bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara
teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan
komputer. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat
kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem
Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan
istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada
komputer.
Informasi
yang cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan misalnya dalam
rangka pengambilan keputusan-keputusan stategis.
Terbentuknya sistem
informasi yang akurat untuk membantu setiap pengambilan keputusan. Di tengah lajunya kemajuan industri yang
berbasis teknologi telekomunikasi dan informatika, informasi yang cepat dan
akurat semakin menjadi kebutuhan pokok para decission maker. Informasi
merupakan kebutuhan dasar yang diperlukan oleh setiap manajemen untuk melakukan
pengambilan keputusan. Sedangkan suatu sistem informasi bertujuan untuk memasok
segala kebutuhan informasi bagi mereka yang membutuhkannya. Sistem informasi
yang tepat akan membantu kebijakan level manajerial dalam hal program-program
dan rencana-rencana operasional serta sasaran yang akan dicapai misalnya oleh
organisasi atau perusahaan.
D. Pengaman File Dokumen
Langkah pegerjaannya:
1.
Buka MS Word
kemudian pilih Macros dan klik View Macros
2.
Lalu akan muncul
jendela dan isikan Macros name dengan (Autoexec) dan pada Macros in dengan
(Normal.dotm) lalu klik create
3.
Akan muncul
seperti pada gambar dibawah ini dan masukan syntax seperti ini :
Sub autoexec()
'
' autoexec Macro
'
'
strcakra = InputBox("Masukkan password anda : ",
"password")
If strcakra = "ndacantik" Then
intdepox = MsgBox("Password anda benar")
Application.Activate
Else
intdepox = (" Password anda salah , silahkan coba lagi dong ")
Application.Run macroname:="fileexit"
End If
End Sub
4.
Pilih file lalu
klik “close and Return Microsoft Word” atau ALT+Q
5.
Kemudian buka
kembali Ms.Word dan akan muncul jendela meminta password dan masukan kode
password yang anda buat pada syntax
6.
Setelah anda memasukkan password akan muncul
jendela seperti ini, berarti anda berhasil.















0 komentar:
Posting Komentar